Rabu, 25 Desember 2013

Pastel berlapis

Tanggal merah... artinya libur... yihaaa.. 25 Desember, siang ini tidak ada rencana pergi kemana-mana. Semalam habis belanja bulanan, jalanan macet dimana-mana. Mau pergi jadi parno ketemu macet lagi. Sudah lama mengincar resep pastel berlapis kalo orang malaysia bilang karipap pusing. Sudah lihat di youtube juga bagaimana cara membuat kulit pastelnya yang berlapis-lapis. Pertama kali makan pastel ini pas ke jember, kata ibu mertua yang jualan mantan tkw Malaysia, pulang ke jember membawa keahlian membuat pastel berlapis ciri khas Malaysia. Saya ingat betul rasanya, enak... terasa sekali bumbu karinya dan kulitnya itu loh yang bikin terkagun-kagum... keren banget berlapis-lapis.
Setelah bertahun-tahun saya belum pernah makan lagi pastel berlapis ini, sampai suatu saat tidak sengaja saya lihat di internet karipap pusing atau pastel berlapis. Hmmmm langsung disimpan resepnya... masuk waiting list untuk dicoba kapan-kapan. Dan hari ini dengan niat dan tekad yang bulat saya sudah mengumpulkan semua bahan-bahan yang diperlukan.
Saya memakai resep dari Cook and Cake, untuk pertama kalinya saya mencoba setengah resep dulu. Namanya juga belajar... ini ya resepnya
Pastel berlapis
Sumber Cook and cake
Pastel Berlapis ala Panda
Bahan :
Adonan 1
500 gr tepung terigu
50 gr minyak goreng
30 gr gula pasir
1 sdt garam
200 ml air
Adonan 2
250 gr tepung terigu
150 gr margarin
Minyak untuk menggoreng, secukupnya
Cara membuat kulit pastel:
Adonan 1:
Aduk rata tepung, gula dan garam. Kemudian tambahkan minyak goreng dan air, campur menjadi satu, dan uleni hingga kalis. Bagi menjadi 15 bagian, bulatkan.
Adonan 2:
campur tepung terigu dengan margarin, aduk rata, uleni sebentar. Bagi 15 bagian, bulatkan. Pipihkan adonan 1, isi dengan adonan 2 kemudian bulatkan. Giling hingga melebar, kemudian gulung. Giling kembali dan gulung, bagi dua bagian dan giling vertikal hingga terlihat lapisan adonan. Isi dengan isian , tutup dan pilin pinggiran kue seperti pastel. Goreng dengan api sedang hingga matang, angkat. Sajikan hangat dengan sambalnya.
Adonan isi Kare ( cara instant he..he..)
200 gram daging sapi giling
2 buah kentang ukuran sedang ( kukus hingga matang, potong bentuk dadu)
1 buah wortel import ( kukus hingga matang, potong bentuk dadu)
1 bungkus bumbu kare instant 2 siung bawang merah ( Rajang halus)
1 siung bawang putih( Rajang halus)
1/2 sdt garam
1 sdt merica
1 sdt gula pasir
100 ml air
1 sdm mentega untuk menumis
cara membuat adonan isi
Isi: Panaskan margarin, tumis bawang merah dan bawang putih yang dihaluskan hingga harum. Masukkan daging giling aduk hingga daging berubah warna. Bubuhkan garam, merica, gula pasir dan bubuk kari, beri sedikit air, masak hingga matang mengental, tambahkan kentang, wortel yang sudah dikukus aduk rata, tambahkan air. Masak hingga airnya mengering. Angkat. Sisihkan.
Contoh adonan 2 yang dibungkus dengan adonan 1... ini tangan mas Nad widison loh 

Yuuk maree kita menggiling dan menggulung
Adonan siap digoreng
k
Krenyes krenyesss
Liburan ngga harus nge-mall kan... mencoba resep baru bareng anak-anak dan dibantu papanya jadi moment yang mengesankan

Selasa, 24 Desember 2013

Triple chocolate muffin

Cemilan dirumah lagi habis, pulang kerja selalu lapar tapi males makan nasi. Kepingin bikin cemilan yang Widison juga suka. Buka-buka resep dan nyocokin bahan yang ada di dapur. Ketemu resep Triple chocolate muffin dari Just my ordinary kitchen punya bunda ricke. Saya belum punya cetakan muffin, jadi saya cetak aja pakai cetakan pie dan cetakan cupcake.. sekalian pingin tau kira-kira jadi berapa. Kebetulan bulan depan ketempatan arisan, rencana mau saya kasih muffin juga. Dari resep dibawah, saya dapat total 13 muffin. Alhamdulillah adik Daffin dan mas Nadine suka, rasanya memang enak ya...nyuoklaat banget. Ini ya resepnya, gampang banget bikinnya tinggal cemplung dan aduk.
Triple chocolate muffin 
Sumber: Justmyordinarykitchen by bunda ricke
 Bahan: 
1 3/4 cup terigu serba guna 
1/4 cup coklat bubuk 
1 sdm baking powder 
1/4 sdt garam 
1/2 cup gula pasir 
1 telur ukuran besar 
1 cup susu cair 
1/4 cup butter/margarine, lelehkan 
50 gram dark cooking chocolate, lelehkan 
1/2 sdt essence vanilla 
Cara membuat: 
1. Dalam wadah besar campur jadi satu terigu, baking powder, garam, gula dan Buat lubang di tengahnya. 
2. Di wadah lain campur telur, butter/margarin leleh, dcc leleh, susu cair dan essence vanilla. Aduk rata. Masukkan ke dalam campuran terigu, aduk hanya sampai tercampur dan terigu jadi basah saja (jangan overmix atau diaduk berlebihan). Sendoki ke loyang muffin yg telah dioles margarin (atau gunakan papercup dalam lubang loyang muffin). 
3. Panggang dalam oven dengan suhu 205 derajat celcius selama 25 menit sampai matang.

Sabtu, 21 Desember 2013

Puding roti

Malam ini sabtu, 21 desember rencana  pergi ke pengajian gagal total karena hujan yang mengguyur surabaya mulai siang hari tak kunjung reda juga.
Saya jadi ingat sama roti tawar yang kapan hari di kasih sama salah satu teman kerja saya... mbak Tiya... sorry mbak, roti tawar ini masih utuh tergeletak di meja makan, karena suatu hal roti tawar ini tertinggal di tempat kerja.
Cuaca yang dingin, jadi pengen ngemil... ngelirik roti tawar dan buka kulkas.. ok tiiiingggg.... bikin puding roti aja ah...
Resep saya dapatkan udah lama, dicatatnya di selembar kertas tanpa di tulis sumbernya, maaf dan harap maklum dulu nggak pernah kepikiran mencatat sumber resep. Baru sekarang menyadari setelah baca blog para sista dan bunda ternyata sumber resep itu mutlak di cantumkan ya.
Kalo ada yang tau ini sumbernya dari mana monggo diinfokan ke saya. Dalam resep sebenarnya ada penggunaan kismis, tapi papa Widison tidak suka kismis, saya ganti aja pakai chocochips. Saya sering bikin puding roti selama ini saya panggang dengan cara biasa, tapi kali ini saya mencoba memanggang dengan cara au bain marie... dan ternyata olaaalaaa hasilnya lebih lembut dan enak. Ok, saya coba tuliskan resepnya ya... sedikit ada modifikasi disesuaikan dengan bahan yang ada di kulkas.
Resep puding roti
Bahan:
1. 4-6 lembar roti tawar > sobek-sobek
2. 1 sdm mentega cairkan
3. 250ml susu cair > saya 300ml
4. 2 bt telur
5. Garam dan vanili bubuk sedikit
6. Segenggam kismis > saya ganti chocochips
7. 1 sdm kayu manis bubuk
8. 2 sdm gula palem
9. 1 sdm gula pasir > saya 1 1/2 sdm
10. Parutan keju sesuai selera > resep asli tidak ada
Cara:
1. Kocok telur, susu, mentega cair dan gula, vanili dan garam asal tercampur rata.
2. Taruh sebagian roti tawar di loyang loaf yang sdh dioles dengan mentega, taburi kismis/chocochips, kayumanis bubuk dan gula palem
3. Tumpuk sisa roti lalu taburi lagi dengan kismis/chocochips, kayumanis bubuk dan gula palem
4. Siram dengan campuran telur susu, lalu taburi lagi dengan sisa chocochips/kismis, kayu manis bubuk dan gula palem. Saya taburi dengan parutan keju biar tambah gurih
5. Diamkan selama kurang lebih 30menit
6. Oven sampai matang kurang lebih 60 menit dengan suhu 160-170°. Bisa dengan au bain marie. Proses memanggangnya lebih lama ya.
Puding ini bisa dinikmati hangat-hangat atau dingin(masukkan kulkas lebih nikmat)

Sabtu, 14 Desember 2013

Sendok takar, timbangan digital dan gilingan

Alhamdulillah, tiga benda ini akhirnya kebeli juga. Sudah lama mengincar sendok takar, pernah lihat di toko elektronik Hartono mau beli kok ya nggak jadi. Nyampe rumah nyeseeeeel banget... kepikiran terus sama sendok takar. Kok ya kebetulan dua sahabat saya si Osy dan Rosy ngajak ketemuan di Delta Plaza buat nyariin kado anak si Iyank, salah satu sahabat saya juga yang anaknya mau dikhitan.
Dikepala langsung deh ingat Ace hardware.. wah nanti kalo ke Delta harus mampir niihh sekalian mau lihat-lihat timbangan digital. Udah lama dijanjiin papa Widison tapi kok belum sempat mau pergi ke Ace Hardware.
Akhirnya setelah muter-muter cari kado, saya ajak dua sahabat untuk mampir ke Ace hardware eh mereka setuju.
Yang dituju pertama pastinya sendok takar dulu dong.. sendok takar ini katanya lebih sesuai ukurannya untuk resep-resep. Kalo pakai sendok yang ada di dapur katanya kurang presisi. Selama ini sih pakai sendok yang ada di dapur. Setelah lihat sendok takar tergoda sama loyang bongkar pasang, sayangnya diameternya yang ada tinggal yang ukuran besar. Lewati aja dulu dan mata mulai kalap lihat barang-barang lain yang unik-unik tapi harus tahan nafas dan menutup sebelah mata biar tahan godaan. Wow ada gilingan kayu hehehhee... selama ini kalo bikin roti dan butuh gilingan selalu pakai botol sirup. Hmmmmm tak bisa ditahan... ambil aja lah mumpung diskon 10%. (Dasar ibu-ibu doyan diskon)
Eittsss masih ada satu lagi yang membuat hati gundah gulana, apalagi kalo bukan timbangan digital. Sudah dipegang-pegang ragu antara beli nggak beli nggak? Lagi-lagi tergoda diskonan yang ini lumayan diskonnya 20%. Kaki sudah melangkah mau ke kasir, pikir dipikir nggak usah beli timbangan dulu ah toh timbangan dirumah juga masih berfungsi... tapii kok sayang ya.. mumpung diskon hahaha akhirnya balik lagi ke rak timbangan dan ambil deh.
Buat Osy dan Rosy makasih yah udah telaten nemani mondar mandir. Saya pasti semakin semangat belajar menaklukan resep hahaha tunggu incip-incipnya ya.

Cheddar Cheese Cake

Jumat tgl 13 Desember 2013, ada undangan pernikahan teman lama. Acara jam 18.30, janjian sama teman yang berbaik hati mau jemput kerumah. Nah kalo ada teman kerumah trus ga ada suguhan rasanya kok kurang afdol ya. 
Di buatkan apa ya.. akhirnya teringat sama jeruk lemon yang ada di kulkas. Jeruk ini bagi saya sangat mahal harganya hehhee... dulu pernah beli di Super Indo dengan harga 7000 aja saya merasa udah kemahalan, eh sekarang beli lagi di Papaya malah 17000-an padahal cuma beli 1. Jeruk lemon ini saya beli untuk resep Oreo cream cheese kapan hari. Butuhnya cuma satu sendok teh, alhasil masih tersisa banyak.
Daripada nantinya jeruk ini busuk.. kan sayang... lebih baik dimanfaatkan ya.
Buka kumpulan resep, akhirnya tertarik sama resep dari bunda Ricke. Salah satu bahannya membutuhkan kulit jeruk lemon dan perasan air jeruk lemon juga. 

Penampakan didalam oven
Saya pakai resep dari bunda Ricke Just my ordinary kitchen. Kalau ingin tau resepnya langsung ke blog bunda ricke ya. Disitu diberi penjelasan secara detail dari proses mengocok adonan sampai cara panggangnya. 


Saya suguhkan dengan olesan selai strawberry.. Asem, manis dan guriiiiih... enaaakkk

Rabu, 11 Desember 2013

Chocolate Molten Cake

Bismillah...Sejak hobby baking mulai merajalela ada aja resep-resep baru yang ingin dicoba. Kemarin minggu nonton acara Ala chef Pricil di Transtv... pas di sesi terakhir chef Pricil menampilkan resep Chocolate Molten Cake, sayangnya gak keburu mau nyatet bahan-bahannya, terlalu cepet sih... yaaa sementara dilihat aja gimana step-stepnya. Sebenernya saya juga udah nyimpan resep untuk Chocolate Molten Cake, dibuku Nikmat Serba Coklat yang saya beli beberapa tahun yang lalu tapi belum pernah sekalipun saya mencobanya.
Dari info yang saya baca membuat cake ini penentuan sukses nggaknya di cara memanggangnya. Penasaran juga... akhirnya sayapun bertekad untuk mencobanya.
Selasa kondisi hati lagi sedikit emosi bawaan pekerjaan hehhe.. pikir punya pikir daripada suntuk bikin aja cake ini. Saya tertarik dengan resep mbak Hesti Chocolate Fondant  makasih mbak resepnya.. Saya bener2 tidak kecewa dengan hasil akhirnya... jujur hasil panggangan saya gagal sampe 2 kali, tapi saya tidak akan putus asa untuk mencoba lagi.
Buat yang ingin mencoba merasakan sensasi rasa lelehan coklatnya ini saya lampirkan resepnya ya
Chocolate molten cake
Sumber : Hesti's kitchen
Bahan :
- 100 gr good quality of dark chocolate, potong-potong kecil
- 50 gr butter
- 50 gr margarin
- 100 gr gula halus
- 2 telur utuh + 2 kuning telur
- 85 gr terigu protein sedang
- 15 gr coklat bubuk (aku pake bendico, ayak bersama tepung)
- 1/4 sdt garam
- margarin/butter untuk mengoles cetakan
- coklat bubuk untuk dusting cetakan
Cara membuat :
1. Olesi cetakan dengan margarin/butter. Simpan cetakan dalam kulkas sampai
membeku. Ulangi lagi mengoles margarin di atas lapisan pertama. Beri coklat
bubuk sampai seluruh bagian terkena. Buang sisa coklatnya sambil digoyang-
goyangkan.
2. Tim dark chocolate, margarine, butter dan garam sampai meleleh. Aduk rata.
Angkat, biarkan dingin selama sekitar 5 menit.
3. Kocok telur, kuning telur dan gula sampai mengembang dan berjejak.
Tambahkan tepung perlahan-lahan sambil diaduk sampai rata.
4. Masukkan coklat leleh dalam tiga tahap sambil diaduk rata.
5. Tuang hampir penuh ke dalam cetakan. Simpan di kulkas minimal 20 menit.
6. Panaskan oven 200 C. Masukkan kue ke dalam oven dan panggang sekitar 9
-10 menit sampai permukaannya muncul crust dan pinggirnya sudah mulai
terlepas dari cetakan.

Hasil panggangan pertama 10 menit dan nggak ada lelehan coklat, jadi brownies ^_^

Panggangan kedua, kurang matang sedikit ya... cake ambruk tapi percaya deh rasanya bener bener uenaaaakkkkkkk. Adonan ini sebelumnya saya simpan di frezeer dan dipanggang keesokan harinya pas saya pulang kerja.
Untuk resep diatas saya dapat 9 chocolate molten cake, sekarang masih tersisa 2 cetakan di freezer semoga besok saya sukses memanggangnya.

Selasa, 10 Desember 2013

Roti boy wanna be

Ditantang sama papa Widison bikin roti boy, haduh bisa nggak ya. Dua minggu lebih nyari-nyari resep. Banyak pilihan jadinya semakin bingung. Setelah melalui beberapa pertimbangan pilihan jatuh ke resep bunda Ricke, Homemade Mexican buns (coffee buns)


Dengan resep itu, hasilnya 9 roti.. Alhamdulillah anak-anak suka begitu juga papa Widison. Penampilannya kurang bunder ser, tapi untuk rasa nggak bisa diremehkan... enak bangettt
Kebetulan juga pas ada tante dan om maen kerumah.. jadi suguhan deh
Ini adonan sebelum masuk oven

Belajar ngepost

Nggak boleh patah semangat.. susahnya mau upload foto aja gagal terus
Koneksi internet dirumah yang lelet, apa saya yang terlalu gaptek?
Ini nyoba ngepost dengan android... wolaaa semoga berhasil

Jumat, 06 Desember 2013

Memanfaatkan oven listrik baru

Yuhuuuu... senengnya akhirnya punya blog baru... kuno banget ya... gpp deh biar lambat asal telat hehehe... bikin blog adalah salah satu proses belajar juga buat saya... maklum bener-bener awam...
Blog ini pun dibuat karena tergoda lihat blog bunda-bunda dan sista-sista yg memuat beberapa resep yg memang akhir" ini rajin banget saya kunjungi. Bagus-bagus dan kereeeeennn pastinya
Saya rajin lihat blog gara-gara dibelikan papa Widison oven listrik yang katanya kado ultah hehhehe kado yang telat ... yaiyalah telat.. ultahnya Agustus kadonya september...
Nah sejak ada oven listrik ini wow dunia rasanya makin berwarna... mulai deh rajin guugling, tanya-tanya ke mbah gugel... nyari" resep, nyoba" resep dan baca" tips dan trik...
Selang beberapa bulan... udah berapa kue yg dicoba... dan hasilnyaaaa tagihan listrik naik drastis hehehee... lagi-lagi sorry ya pa
Ok, ini postingan pertama buat saya yang bener-bener pemula.. tunggu cerita seru lainnya dibalik gagal dan suksesnya membuat kue dengan oven listrik baru... Pokoknya harus dimanfaatkan yaa oven listriknya